Hasil Quick Count Pilkada Pasaman 2025: Data Sementara PJI Pasaman

Pilkada Pasaman 2025 menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin masa depan. Hingga saat ini, hasil sementara quick count PJI Pasaman menunjukkan persaingan ketat antara ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman. Berikut data lengkap hasil sementara quick count:

Hasil Quick Count PJI Pasaman

Hasil sementara yang dirilis oleh PJI Pasaman menunjukkan perolehan suara sebagai berikut:

  1. 01 – Welly Suhery & Anggit Kurniawan (Pasaman Bangkit): 36.58%
  2. 02 – Mara Ondak & Desrizal (Pasaman Juara): 34.64%
  3. 03 – Sabar AS & Sukardi (Sasuai): 28.78%

Total suara masuk: 126,580

Hasil ini mencerminkan antusiasme masyarakat dalam mendukung pasangan calon pemimpin daerah. Namun, perlu diingat bahwa ini merupakan hasil quick count, yang bisa berbeda dengan hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Profil Singkat Pasangan Calon

Berikut profil singkat ketiga pasangan calon yang bersaing di Pilkada Pasaman:

  1. 01 – Welly Suhery & Anggit Kurniawan
    Pasangan ini mengusung visi “Pasaman Bangkit” dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi lokal, pendidikan berkualitas, dan pemerintahan yang transparan. Mereka menjadi pilihan bagi masyarakat yang menginginkan pembaruan dan kemandirian.
  2. 02 – Mara Ondak & Desrizal
    Dengan slogan “Pasaman Juara”, pasangan ini menonjolkan pengalaman panjang di birokrasi. Fokus mereka adalah pembangunan berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan sektor pendidikan dan kesehatan.
  3. 03 – Sabar AS & Sukardi
    Menggunakan pendekatan “Sasuai”, pasangan ini berkomitmen melanjutkan program pro-rakyat seperti pendidikan gratis, kesehatan, dan program rumah Tahfiz hingga pelosok desa.

Mengapa Hasil Quick Count Bisa Berubah?

Quick count adalah metode penghitungan suara cepat berdasarkan sampel dari TPS tertentu. Walaupun akurat untuk menggambarkan tren, hasil quick count bukanlah hasil resmi. Berikut beberapa faktor yang dapat memengaruhi perubahan hasil:

  1. Rekapitulasi KPU: Data resmi hanya akan diumumkan oleh KPU setelah proses rekapitulasi selesai.
  2. Margin of Error: Quick count memiliki tingkat kesalahan tertentu yang bisa memengaruhi hasil.
  3. Pemutakhiran Data: Adanya suara sah dan tidak sah yang diverifikasi ulang dapat memengaruhi perolehan suara.

Menjaga Kondusivitas Pilkada Pasaman

Pilkada adalah pesta demokrasi yang membutuhkan peran serta masyarakat dalam menjaga suasana yang kondusif. Menghormati hasil resmi KPU dengan tetap menunggu keputusan akhir dari KPU sebagai lembaga resmi yang berwenang, tidak menyebarkan informasi hoaks dengan memastikan hanya membagikan informasi dari sumber terpercaya. Terakhir dengan menjaga persatuan, perbedaan pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi. Utamakan rasa persaudaraan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *